Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit ikhlas Kabupaten Pesisir Selatan mekar menjadi dua Kabupaten. Ketika banyak bupati daerah induk yang enggan ada pemekaran namun Bupati Nasrul Abit sejak awal mendorong agar Kabupaten Pesisir Selatan mekar menjadi dua kabupaten.
Hal ini terungkap saat Wakil Ketua DPRD Sumbar H Leonardi Harmainy, SIP, MH yang disertai rombongan Komisi I DPRD Sumbar melakukan Peninjauan Lapangan terkait Pemekaran Kabupaten Rnah Indojati. Rombongan yang juga menyertakan pihak eksekutif yakni Asisten Pemerintah Pemprov Sumbar Febri Erizon, SH berlangsung hangat di ruang pertemuan Rapat Bupati Pessel <13/10>.
"Bupati beberapa kali saya pancing terkait keikhlasannya tentang pemekaran ini selalu menyatakan ikhlas, dan ini sesuatu yang membanggakan, karena pengalaman dibeberapa daerah yang dimekarkan, justru antara bupati dan DPRD tidak kompak" jelas Leonardi, saat memimpin acara peninjauan lapangan pemekaran Kabupaten Rnah Indo Jati.
Kunjungan lapangan ini untuk melihat langsung fakta dilapangan terkait aspirasi masyarakat dan pemerintahan kabupaten Pesisir Selatan terkait pemekaran kabupaten ini. Pertemuan yang dihadiri unsur pemerintah kecamatan dan nagari di 6 kecamatan turut hadir menyampaikan argumen terkait kebutuhan pemekaran ini.
Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit dalam paparannya menyampaikan bahwa keinginan untuk mekar ini sesungguhnya sudah lama diidam-idamkan, namun, karena berbagai pertimbangan termasuk ketentuan teknis yang belum terpenuhi maka tidak bisa diproses.
"makanya beberapa tahun belakangan kita melakukan pemekeran nagari-nagari, dari semula 37, berkembang menjadi 76 dan mekar lagi menjadi 182 nagari. Kemudian kecamatan mekar menjadi 15" ujar Bupati
Bahkan bupati menguraikan suka duka proses pemekaran yang sempat menuai pro dan kontra namun semuanya berkat kebersamaan semua pihak proses ini terus bergulir hingga saat ini yang sudah memasuki tahap lebih lanjut dan berada di DPRD Propinsi Sumatera Barat
"Bola pemekaran sudah di Pemrov sumatera Barat dan DPRD semoga aspirasi ini cepat terealisasi kendati moratorium DOB belum dicabut, namun kita akan terus berjuang agar pemekaran ini tidak sekeder mimpi belaka" imbuh Nasrul.
Menurut Leonardi Harmainy, proses pemekaran Kabupaten Rnah Indo Jati saat ini memang tengah dalam proses peninjauan lapangan untuk kemudian ditampung menjadi sebuah keputusan legislatif. <wendi>













0 komentar:
Posting Komentar