"Saya siap dimarahi, tapi yang penting apa yang kita lakukan ke depan," kata Nuh dalam rapat dengan Komisi X di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (26/4/2013) petang.
"Saya tidak ingin melemparkan tanggung jawab kepada yang lainnya," imbuhnya.
Menurut Nuh, penundaan UN SMA di 11 provinsi adalah musibah. Dia tak mengira musibah akan terjadi di masa kepemimpinannya.
"Kami tidak mengira seperti ini," tuturnya.
Nuh mengatakan saat ini Kemendikbud sedang melakukan investigasi atas penundaan UN SMA di 11 provinsi. Penyelidikan dilakukan di tiga titik tahapan UN.
"Investigasi dilakukan di tiga titik, pengadaan, pelaksanaan dan percetakan. Mudah-mudahan minggu depan sudah ada hasilnya," ujarnya.
Nuh dipanggil mitranya di DPR untuk rapat dengar pendapat di masa reses karena masalah UN dirasa mendesak.
(trq/nrl)












0 komentar:
Posting Komentar